PENGARUH IMPLEMENTASI PROGRAM PERMAKANAN LANSIA TUNGGAL KEMENTERIAN SOSIAL TERHADAP EFEKTIVITAS PEMENUHAN KEBUTUHAN DASAR BERUPA PANGAN DAN NUTRISI DI KOTA TASIKMALAYA
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana pengaruh pelaksanaan Program Makan Lansia Tunggal Kementerian Sosial terhadap efektivitas pemenuhan kebutuhan dasar berupa pangan dan gizi di Kota Tasikmalaya. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik populasi dan sampel sebanyak 80 responden, serta pendekatan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan kuesioner. Teori keberhasilan implementasi kebijakan yang digunakan mengacu pada Warwick dengan empat indikator, yaitu kapasitas organisasi, informasi, dukungan, dan pembagian potensi. Sementara itu, efektivitas program dianalisis berdasarkan teori Edi Sutrisno dengan lima indikator, yaitu pemahaman program, ketepatan sasaran, ketepatan waktu, pencapaian tujuan, dan perubahan nyata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan Program Makan Lansia Tunggal Kementerian Sosial memperoleh persentase sebesar 77,3 persen dan termasuk dalam kategori baik, sedangkan efektivitas pemenuhan kebutuhan dasar berupa pangan dan gizi mencapai 74,5 persen dan tergolong baik. Dengan demikian, terdapat pengaruh positif dan signifikan sebesar 69,3 persen dari pelaksanaan Program Makan Lansia Tunggal Kementerian Sosial terhadap efektivitas pemenuhan kebutuhan dasar berupa pangan dan gizi di Kota Tasikmalaya.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.