ANALISIS COLLABORATIVE GOVERNANCE DALAM PENCEGAHAN PEREDARAN NARKOTIKA DI KOTA TASIKMALAYA
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini menganalisis penerapan collaborative governance dalam pencegahan peredaran narkotika di Kota Tasikmalaya yang masih menghadapi berbagai kendala, seperti lemahnya koordinasi antarlembaga, keterbatasan sumber daya, rendahnya partisipasi masyarakat, serta kurang optimalnya upaya edukasi. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan studi kepustakaan. Analisis dilakukan dengan menggunakan teori collaborative governance Ansell dan Gash. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi awal kolaborasi ditandai oleh ketimpangan kekuasaan dan sumber daya serta tingkat kepercayaan yang belum kuat. Desain kelembagaan belum inklusif dan transparan, kepemimpinan fasilitatif belum optimal, serta proses kolaborasi belum menghasilkan capaian yang berkelanjutan. Oleh karena itu, penerapan collaborative governance memerlukan penguatan koordinasi, inklusivitas, dan peran kepemimpinan.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.